x

Kemenkes Menyediakan 2.500 Beasiswa Kedokteran, Kabar Baik bagi Tenaga Kesehatan Indonesia

waktu baca 3 menit
Sabtu, 1 Apr 2023 19:49 0 639 administrator

Kemenkes Menyediakan 2.500 Beasiswa Kedokteran, Kabar Baik bagi Tenaga Kesehatan Indonesia

Bagi para mahasiswa yang bercita-cita menjadi tenaga kesehatan, ada kabar baik dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia. Kemenkes kini menyediakan fasilitas berupa 2.500 beasiswa kedokteran yang dapat diikuti oleh lulusan SMA/sederajat hingga dokter yang berstatus sebagai PNS.

Beasiswa ini diberikan untuk mengatasi kekurangan tenaga dokter spesialis di Indonesia, sehingga antrean pasien yang panjang dapat diminimalisir. Dalam upaya tersebut, Kemenkes menyediakan lima jenis beasiswa untuk peserta yang berbeda-beda.

Pertama, beasiswa dokter spesialis-sub spesialis dan dokter gigi spesialis yang telah mencapai 9.527 peserta sejak tahun 2008. Peserta berasal dari seluruh Indonesia, termasuk putra-putri di Papua serta golongan TNI dan Polri.

Kedua, beasiswa fellowship dokter spesialis tahun 2023 yang ditargetkan mencapai 170 orang. Beasiswa ini diberikan dengan tujuan memenuhi kebutuhan pelayanan kanker, jantung, stroke dan uro-nefrologi.

Ketiga, beasiswa bagi calon dokter umum dan calon dokter gigi yang memasang target sebanyak 800 orang untuk tahun 2023. Beasiswa ini diprioritaskan bagi dokter di daerah 3T, daerah rawan masalah kesehatan, daerah prioritas lain yang masih kurang atau kurang peka akan ketersediaan tenaga dokter.

Keempat, beasiswa pendidikan bagi tenaga kesehatan yang telah mencapai 15.419 peserta sejak tahun 2008. Beasiswa ini diperuntukkan bagi tenaga atau SDM kesehatan dalam rangka ingin meningkatkan kualifikasi pendidikannya, terutama bagi PNS di jenjang pendidikan D4, S1, S2 dan S3.

Kelima, beasiswa program afirmasi pendidikan tinggi tenaga kesehatan atau yang disebut dengan PADINAKES. Program ini adalah bantuan biaya bagi putra-putri Indonesia di bidang kesehatan, diutamakan yang berasal dari daerah terpencil dan daerah bencana agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) dan melaksanakan pendayagunaan.

Bagi peserta beasiswa, Kemenkes menyediakan biaya pendidikan, biaya hidup dan biaya operasional, biaya buku, dan biaya penelitian yang sesuai dengan anggaran dari Kemenkes. Peserta dapat berasal dari lulusan SMA/sederajat, mahasiswa sarjana kedokteran/kedokteran gigi hingga mahasiswa profesi kedokteran/kedokteran gigi.

Terkait dengan kekurangan tenaga dokter spesialis di Indonesia, Kementerian Kesehatan atau Kemenkes memberikan kabar baik bagi para mahasiswa yang ingin menekuni bidang kesehatan. Kemenkes telah menyediakan 2.500 beasiswa kedokteran untuk mendukung pengembangan SDM di bidang kesehatan.

Beasiswa ini terbuka untuk lulusan SMA/sederajat hingga dokter yang berstatus sebagai PNS. Beasiswa ini juga menjadi solusi untuk mengatasi antrean pasien yang panjang serta kesulitan akses dokter di beberapa daerah di Indonesia.

Kemenkes menyediakan lima jenis beasiswa yang bisa diikuti oleh peserta lulusan SMA sampai mahasiswa profesi dalam bidang kedokteran. Salah satunya adalah beasiswa dokter spesialis-sub spesialis/Dokter gigi spesialis yang telah memberikan kesempatan bagi 9.527 peserta sejak tahun 2008. Beasiswa ini terbuka untuk putra-putri daerah di seluruh Indonesia, termasuk golongan TNI dan Polri.

Selain itu, Kemenkes juga memberikan beasiswa fellowship dokter spesialis yang ditargetkan mencapai 170 orang untuk tahun 2023. Beasiswa ini diberikan dengan tujuan memenuhi pelayanan kanker, jantung, stroke dan uro-nefrologi.

Beasiswa afirmasi juga diprioritaskan bagi dokter di daerah 3T, daerah rawan masalah kesehatan, dan daerah prioritas lain yang masih kurang atau kurang peka akan ketersediaan tenaga dokter. Tahun lalu, Kemenkes telah memberikan 512 beasiswa afirmasi untuk putra-putri daerah dalam bidang kedokteran.

Selain itu, terdapat juga beasiswa pendidikan bagi tenaga kesehatan yang sudah mencapai 15.419 sejak tahun 2008 silam. Beasiswa ini diperuntukkan bagi tenaga atau SDM kesehatan yang ingin meningkatkan kualifikasi pendidikannya, terutama bagi PNS di jenjang pendidikan D4, S1, S2 dan S3.

Terakhir, ada juga beasiswa program afirmasi pendidikan tinggi tenaga kesehatan atau yang dikenal dengan PADINAKES. Beasiswa ini bertujuan untuk mendukung putra-putri Indonesia di bidang kesehatan, diutamakan yang berasal dari DPTK dan DBK agar melanjutkan pendidikan tinggi di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) dan melaksanakan pendayagunaan.

Dengan tersedianya berbagai jenis beasiswa ini, diharapkan akan meningkatkan kualitas SDM di bidang kesehatan dan mengurangi kesenjangan akses layanan kesehatan di Indonesia.

x
x